​Waspada! “Penyakit Ini” Akan Menyerang Semua Orang Tak Terkecuali “Kamu” di Usia 40! Selagi Masih Sempat, Cegah Sekarang Sebelum Terlambat!

Pasti kamu semua tahu yang namanya osteoporosis, tapi apa yang sudah kamu lakukan untuk mencegahnya?

Osteoporosis menyerang hampir setiap orang di usia menengah hingga lanjut. Hal ini dikarenakan banyak orang tidak menanggap osteoporosis sebagai sebuah penyakit yang harus diobati dan bisa dicegah sebenarnya, hanya saja kebanyakan menganggapnya tidak serius.

 

 

Osteoporosis alias tulang keropos menandakan tulang kita sudah remuk. Mulai usia 35 tahun, tulang manusia yang tadinya padat, perlahan-lahan akan merenggang, apalagi ibu hamil, menopause dan usia lanjut lebih parah. Hanya ada satu cara untuk mencegah osteoporosis, yaitu mengkonsumsi kalsium.

Ibu hamil lebih rentan terhadap osteoporosis karena sebagian besar kalsium dalam tulang ibu telah “diserap” oleh janin untuk pertumbuhan di dalam kandungan. Gejala osteoporosis yang paling umum dijumpai adalah tanggalnya gigi, badan lemas, sering kram, kesemutan, pegal-pegal, nyeri sendi, rematik, pusing, dll. Kalau parah bisa-bisa menyebabkan anemia, darah tinggi, penimbunan cairan, ASI kering, dll.

 

Orang tua juga rentan terkena osteoporosis, berikut ini gejalanya yang sering ditemui:

1. Sakit pinggang, punggung pegal

Ketika kepadatan tulang berkurang, tulang akan semakin sulit untuk menopang berat badan sehingga akan muncul rasa sakit atau ngilu pada tulang. Jangan anggap remeh sakit ini karena bisa saja menyebar ke seluruh badan dan mengganggu aktivitas.

2. Mempengaruhi pernafasan

Osteoporosis akan menyebabkan perubahan bentuk pada tulang, menekan organ paru-paru, menyebabkan sesak nafas, batuk-batuk, dahak di tenggorokan, gangguan pernafasan, dll.

3. Bungkuk, jadi pendek, patah tulang

Osteoporosis dapat menyebabkan tinggi badan berkurang sekitar 3-6 cm dan tulang punggung jadi bungkuk. Kalau angkat berat bisa saja patah tulang. Osteoporosis bukan cuma mengganggu aktivitas, tapi juga membahayakan nyawa.

 

Menurut penelitian, 40% orang tua yang mengalami patah tulang atau tulang retak meninggal 1 tahun kemudian, dan hanya ada 50% orang tua yang bisa kembali berjalan setelah mengalami fraktur tulang.

Osteoporosis sangat sulit dideteksi sejak dini karena gejalanya baru muncul saat tulang sudah keropos parah, seperti sakit, nyeri atau bungkuk. Kuncinya adalah perawatan sejak usia muda.

Luangkan waktu 1 menit untuk mengetes apakah kamu termasuk orang yang beresiko tinggi terkena osteoporosis:

① Orang tua Anda pernah didiagnosa menderita osteoporosis atau patah tulang?

② Apakah orang tua Anda bungkuk?

③ Apakah usia Anda di atas 40 tahun?

④ Apakah Anda pernah mengalami patah tulang setelah dewasa?

⑤ Apakah Anda sering jatuh atau takut jatuh?

⑥ Apakah tinggi badan Anda berkurang lebih dari 3 cm setelah usia 40 tahun?

⑦ Apakah berat badan Anda kelewat ringan? (BMI 19>)

⑧ Apakah pernah mengkonsumsi obat steroid lebih dari 3 bulan?

⑨ Apakah Anda pernah atau punya kebiasaan merokok?

⑩ Apakah Anda berolahraga kurang dari 30 menit sehari? (termasuk pekerjaan rumah, jalan kaki atau lari)

⑪ Apakah Anda tidak minum susu atau kalsium?

⑫ Apakah Anda beraktivitas di luar ruangan tidak sampai 10 menit sehari dan tidak mengkonsumsi vitamin D?

Kalau jawaban Anda “IYA” untuk 2 pertanyaan atau lebih, maka Anda termasuk dalam wilayah rentan osteoporosis. Sebaiknya ambil langkah mulai sekarang.

Sponsored Ad

Bagaimana cara mencegah osteoporosis sejak dini?

1. Menghilangkan kebiasaan buruk

Tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol atau makanan tinggi garam, asupan gizi harus seimbang.

2. Jemur matahari minimal 20 menit setiap hari

Matahari adalah sumber vitamin D terbaik dan paling alami. Jika tidak punya waktu, ganti dengan suplemen vitamin D.

3. Olahraga minimal 30 menit setiap hari

Lari pagi, jalan cepat, bersepeda, tenis, bulu tangkis, dll.

4. Pastikan mengkonsumsi kalsium dalam jumlah cukup

Minum setidaknya 300 ml susu sapi atau kedelai setiap hari, konsumsi sayur tinggi kalsium seperti bayam. Kalau masih tidak cukup, konsumsi suplemen kalsium.

Osteoporosis bisa menyerang siapa saja termasuk kamu, pasanganmu, orang tuamu! Pencegahan bisa dimulai sejak dini. Bila sudah terkena osteoporosis, berikan perhatian lebih dan suplemen tambahan, usahakan mendapat istirahat yang cukup, asupan gizi seimbang, dan jangan kerja berat. Semoga Anda dan keluarga sehat selalu!

Sumber: how

Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang-undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak coretan

 

silakan share